Pernah bertanya-tanya apa sebenarnya definisi hotel? Artikel ini hadir untuk menjawab rasa penasaran Anda dengan tuntas—mulai dari pengertian resmi menurut pemerintah dan para ahli, fungsi utamanya dalam industri pariwisata dan bisnis, beragam jenisnya, hingga perkembangan sejarahnya dari penginapan tradisional menjadi properti modern. Semua informasi disusun berdasarkan riset dari sumber akademik, ensiklopedia, dan regulasi resmi Indonesia.

Last checked: 2026-06-28

Pengertian hotel: Hotel adalah jenis akomodasi yang menyediakan kamar, makanan, minuman, dan layanan lainnya untuk kebutuhan penginapan sementara. · Fungsi utama hotel: Tempat menginap, makan, istirahat, dan memperoleh layanan perhotelan bagi wisatawan dan tamu. · Jenis hotel: Diklasifikasikan berdasarkan bintang (1-5), lokasi (kota, resor, pinggir jalan), dan target pasar (bisnis, butik, kapsul). · Sejarah hotel: Berasal dari kata hostel (Prancis kuno), hotel modern mulai didirikan di kota-kota besar seperti London, Paris, New York pada abad ke-19.

Bagaimana kami menyusun riset ini

Terakhir diperiksa: Maret 2025.

Sumber yang digunakan: jurnal akademik, ensiklopedia umum, blog industri perhotelan, kamus resmi, repositori kampus, situs properti hotel.

Kami tidak melakukan kunjungan lapangan, tidak mewawancarai staf hotel, dan tidak membandingkan harga atau fasilitas spesifik antar properti.

Sekilas tentang definisi hotel

1 Pengertian hotel
  • Hotel adalah jenis akomodasi yang menyediakan kamar, makanan, minuman, dan layanan lainnya untuk kebutuhan penginapan sementara. Definisi resmi Kemenparekraf 2022 menekankan aspek komersial pengelolaannya. (STP Sahid Surakarta Repository)
2 Fungsi utama hotel
  • Selain sebagai tempat bermalam, hotel berfungsi sebagai penyedia layanan makanan dan minuman, sarana pertemuan bisnis, kegiatan sosial, dan rekreasi. (BINUS University – Hotel Management)
3 Jenis hotel
  • Hotel diklasifikasikan berdasarkan bintang (1–5), lokasi (kota, resor, pinggir jalan), dan target pasar (bisnis, butik, kapsul). (Gramedia Literasi)
4 Sejarah hotel
  • Istilah ‘hotel’ berasal dari bahasa Prancis kuno ‘hostel’ dan mulai dikenal sebagai bangunan publik sejak akhir abad ke-17 di Eropa. (Universitas Atma Jaya Yogyakarta)
AspekPenjelasan
Pengertian umumHotel adalah jenis akomodasi yang menyediakan kamar, makanan, minuman, dan layanan lainnya untuk kebutuhan penginapan sementara.
Fungsi utamaTempat menginap, makan, istirahat, dan memperoleh layanan perhotelan bagi wisatawan dan tamu.
Jenis hotelDiklasifikasikan berdasarkan bintang (1–5), lokasi (kota, resor, pinggir jalan), dan target pasar (bisnis, butik, kapsul).
Sejarah hotelBerasal dari kata hostel (Prancis kuno), hotel modern mulai didirikan di kota-kota besar seperti London, Paris, New York pada abad ke-19.

Apa definisi dari hotel?

Secara umum, hotel adalah suatu jenis akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi umum dan dikelola secara komersial. Definisi ini dikemukakan oleh Program Manajemen Perhotelan BINUS University, yang merujuk pada pemahaman luas dalam industri perhotelan Indonesia (BINUS University – Hotel Management). Definisi tersebut menegaskan status hotel sebagai badan usaha yang berorientasi pada keuntungan.

Definisi hotel menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam regulasi tahun 2022 memberikan definisi yang lebih formal: hotel adalah akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Definisi ini menjadi acuan kebijakan dan perizinan usaha perhotelan di Indonesia (STP Sahid Surakarta Repository). Sebelumnya, Keputusan Menteri Parpostel No. KM 94/HK103/MPPT 1987 dan SK Menparpostel No. KM37/PW/304/MPPT-86 telah mendefinisikan hotel dengan rumusan yang hampir identik (Universitas Atma Jaya Yogyakarta).

Definisi hotel menurut KBBI

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberikan definisi yang lebih sederhana namun mudah dipahami: hotel adalah bangunan berkamar yang disewakan sebagai tempat menginap dan tempat makan bagi orang yang sedang berada dalam perjalanan. Definisi ini menekankan pada aspek fisik bangunan dan fungsi dasar hotel bagi para pelancong (Gramedia Literasi). Perbedaan utama dengan definisi Kemenparekraf adalah KBBI tidak secara eksplisit menyebutkan aspek pengelolaan komersial.

Hotel adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa akomodasi serta pelayanan makan dan minum bagi para pelancong dengan memberi imbalan jasa kepada pemilik jasa akomodasi.

— Prof. Fred Lawson, pakar perhotelan internasional

Definisi hotel menurut para ahli

Dalam literatur akademik Indonesia, definisi hotel dari Prof. Fred Lawson sering dijadikan rujukan. Ia menyebut hotel sebagai perusahaan jasa akomodasi serta pelayanan makan dan minum bagi pelancong dengan imbalan jasa kepada pemilik jasa akomodasi (UAtma Jaya Yogyakarta). Sementara itu, Oxford Advanced Learner’s Dictionary yang dikutip dalam studi manajemen perhotelan mendefinisikan hotel sebagai bangunan yang menyediakan layanan kamar, makan, dan minum bagi tamu. Definisi ini menekankan pada layanan inti yang wajib dimiliki sebuah hotel.

Dalam konteks industri pariwisata Indonesia, hotel juga digolongkan sebagai usaha penyediaan akomodasi berupa kamar yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, hiburan, dan fasilitas lain secara harian dengan tujuan memperoleh keuntungan (Repository Politeknik Negeri Lampung).

Catatan

Definisi-definisi di atas menunjukkan bahwa esensi hotel tidak hanya terletak pada bangunannya, melainkan pada kombinasi antara layanan menginap, makanan-minuman, dan pengelolaan komersial yang terstandar.

The bottom line: Definisi-definisi di atas menunjukkan bahwa esensi hotel tidak hanya terletak pada bangunannya, melainkan pada kombinasi antara layanan menginap, makanan-minuman, dan pengelolaan komersial yang terstandar.

Apa tujuan utama sebuah hotel?

Tujuan paling fundamental dari sebuah hotel adalah menyediakan tempat menginap sementara bagi tamu. Namun, fungsi hotel tidak berhenti di situ. Literatur manajemen perhotelan menekankan bahwa hotel juga berfungsi sebagai penyedia layanan makanan dan minuman, sarana pertemuan bisnis, kegiatan sosial, dan rekreasi (BINUS University). Dalam praktiknya, kamar hotel di Indonesia tidak hanya disewakan kepada tamu yang menginap semalam, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat umum yang menggunakan restoran, ruang pertemuan, atau fasilitas rekreasi di area hotel.

Fungsi utama hotel

Fungsi utama hotel secara garis besar mencakup empat hal. Pertama, sebagai tempat menginap dan beristirahat bagi wisatawan, pelancong, atau siapa pun yang membutuhkan tempat tinggal sementara (Linata Tour). Kedua, sebagai penyedia makanan dan minuman melalui restoran, bar, atau layanan kamar. Ketiga, sebagai tempat penyelenggaraan acara seperti pertemuan bisnis, seminar, resepsi pernikahan, dan kegiatan sosial lainnya. Keempat, sebagai pusat rekreasi dengan fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, dan spa.

Alasan orang memilih menginap di hotel

Orang memilih menginap di hotel karena berbagai alasan. Alasan paling umum meliputi perjalanan bisnis yang membutuhkan akomodasi dekat pusat kota atau kawasan industri, liburan keluarga yang menginginkan kenyamanan dan fasilitas lengkap, serta kebutuhan akan istirahat dan privasi. Dalam literatur perhotelan Indonesia, hotel dipandang sebagai bagian dari industri jasa yang memiliki peran strategis dalam menyediakan akomodasi serta menciptakan kenyamanan bagi pelanggan, terutama untuk mendukung sektor pariwisata dan bisnis (STP Sahid Surakarta).

Inti dari fungsi hotel

Pada akhirnya, hotel adalah solusi akomodasi yang menyatukan fungsi bermalam, bersosialisasi, dan berbisnis dalam satu atap yang dikelola secara profesional.

Apa saja jenis-jenis hotel?

Hotel diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria, yang membantu wisatawan memilih akomodasi sesuai kebutuhan dan anggaran. Klasifikasi ini diakui secara luas dalam industri perhotelan Indonesia.

Klasifikasi hotel berdasarkan bintang

Sistem bintang adalah cara paling umum dalam mengklasifikasikan hotel di Indonesia. Mulai dari bintang 1 hingga bintang 5, sistem ini mencerminkan tingkat fasilitas, layanan, dan harga yang ditawarkan. Hotel bintang 1 umumnya menyediakan fasilitas dasar seperti kamar tidur, kamar mandi pribadi, dan sarapan. Semakin tinggi bintang, semakin lengkap fasilitasnya—termasuk restoran, kolam renang, pusat kebugaran, layanan kamar 24 jam, dan concierge.

Jenis hotel berdasarkan lokasi

Berdasarkan lokasi, hotel dapat dikategorikan menjadi beberapa tipe. Hotel perkotaan (city hotel) terletak di pusat kota dan biasanya menargetkan pelancong bisnis. Hotel resor berada di kawasan wisata seperti pantai atau pegunungan dan mengutamakan rekreasi. Hotel pinggir jalan (highway hotel) melayani para pelancong yang membutuhkan tempat istirahat sementara selama perjalanan darat.

Jenis hotel berdasarkan target pasar

Target pasar juga menentukan jenis hotel. Hotel bisnis dirancang dengan fasilitas ruang rapat dan koneksi internet cepat. Hotel butik menawarkan konsep unik dengan jumlah kamar terbatas dan desain interior yang khas. Hotel kapsul menyediakan kamar berukuran kecil dengan harga sangat terjangkau, populer di kalangan backpacker. Sementara itu, hotel resor menargetkan wisatawan yang ingin bersantai dan menikmati liburan panjang.

Bagaimana sejarah hotel?

Sejarah hotel tidak lepas dari perjalanan panjang peradaban manusia yang membutuhkan tempat berteduh saat bepergian. Akar kata ‘hotel’ sendiri berasal dari bahasa Prancis kuno ‘hostel’, yang berarti tempat penampungan untuk pendatang atau bangunan penyedia pondokan dan makanan untuk umum (Universitas Atma Jaya Yogyakarta). Beberapa sumber juga menyebut akar historis istilah hotel dari bahasa Latin ‘hospitium’ yang berarti ruang tamu (Universitas Atma Jaya Yogyakarta).

Asal usul kata hotel

Secara etimologis, kata ‘hotel’ telah digunakan sejak akhir abad ke-17 di Eropa. Pada masa itu, bangunan publik yang menyediakan pondokan dan makanan untuk umum mulai dibedakan dari penginapan tradisional yang lebih sederhana (Repository Universitas Islam Riau). Istilah ini kemudian menyebar ke berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia.

Perkembangan hotel modern

Industri hotel modern dengan standar pelayanan dan fasilitas yang mirip hotel masa kini mulai berkembang sejak abad ke-18 (OCBC). Hotel-hotel besar pertama didirikan di kota-kota seperti London, Paris, dan New York, yang menjadi pusat perdagangan dan pariwisata. Seiring dengan perkembangan transportasi—terutama kereta api dan pesawat terbang—jumlah hotel di seluruh dunia meningkat pesat pada abad ke-19 dan ke-20.

Perhatian

Meskipun sejarah panjang ini, tidak ada tanggal spesifik yang disepakati sebagai kemunculan hotel pertama di dunia. Sebagian besar sumber hanya menyebut abad ke-17 atau ke-18 secara umum sebagai periode lahirnya hotel modern.

Related reading: Hotel Pertama di Dunia: Fakta Sejarah & Lokasi Terverifikasi ? Orient Hotel: Sejarah, Jaringan & Perbandingan 4 Properti

Untuk memahami lebih dalam tentang klasifikasi dan jenisnya, simak penjelasan lengkap mengenai bidang usaha hotel.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Apa perbedaan hotel dan penginapan lainnya?

Perbedaan utama terletak pada standar layanan dan fasilitas. Hotel umumnya menyediakan layanan penuh termasuk restoran, layanan kamar, dan fasilitas rekreasi, serta dikelola secara komersial dengan standar tertentu. Penginapan lain seperti losmen, guest house, atau hostel mungkin memiliki layanan yang lebih terbatas dan fasilitas yang lebih sederhana. Di Indonesia, regulasi Kemenparekraf secara spesifik mendefinisikan hotel sebagai akomodasi komersial dengan jasa penginapan, makan-minum, dan jasa lainnya.

Apa yang dimaksud dengan perhotelan sebagai jurusan kuliah?

Perhotelan adalah jurusan yang mempelajari manajemen dan operasional hotel, termasuk front office, housekeeping, food and beverage service, serta manajemen sumber daya manusia. Program studi ini merupakan bagian dari pendidikan vokasi di bidang pariwisata dan banyak ditawarkan oleh universitas di Indonesia, seperti BINUS University yang memiliki program manajemen perhotelan. Lulusan perhotelan biasanya bekerja di hotel, resor, atau perusahaan perjalanan wisata.

Berapa lama sejarah hotel modern?

Industri hotel modern mulai berkembang sejak abad ke-18, sekitar tahun 1700-an. Namun, cikal bakal konsep hotel—sebagai tempat penampungan pendatang—telah ada sejak akhir abad ke-17 di Eropa. Dengan demikian, sejarah hotel modern telah berlangsung selama sekitar 300–350 tahun. OCBC mencatat bahwa pada abad ke-18, penginapan bagi pelancong mulai bertransformasi menjadi bisnis dengan standar pelayanan dan fasilitas tertentu.

Apa saja fasilitas standar yang harus ada di hotel?

Fasilitas standar hotel meliputi kamar tidur dengan tempat tidur dan kamar mandi pribadi, restoran atau tempat makan, resepsionis yang melayani check-in dan check-out, serta layanan kebersihan kamar (housekeeping). Untuk hotel berbintang, fasilitas tambahan seperti kolam renang, pusat kebugaran, ruang pertemuan, dan layanan kamar 24 jam umumnya disediakan sesuai dengan klasifikasi bintangnya. Definisi Kemenparekraf menyebutkan bahwa hotel menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasa lainnya.

Mengapa hotel disebut akomodasi?

Hotel disebut sebagai akomodasi karena fungsi utamanya adalah menyediakan tempat tinggal sementara bagi tamu. Dalam konteks industri pariwisata, istilah akomodasi mencakup semua jenis tempat menginap—termasuk hotel, motel, hostel, vila, dan penginapan lainnya. Khusus untuk hotel, sifat komersial dan standar layanannya menjadikannya salah satu bentuk akomodasi yang paling umum dan diatur secara khusus oleh regulasi seperti Keputusan Menteri Parpostel.

Siapa yang pertama kali mendirikan hotel modern?

Tidak ada satu nama pasti yang dapat disebutkan sebagai pendiri hotel modern pertama. Sejarah mencatat bahwa hotel-hotel besar pertama bermunculan di kota-kota Eropa dan Amerika pada abad ke-18 dan ke-19. Beberapa sumber menyebutkan bahwa konsep hotel modern mulai berkembang secara organik seiring dengan meningkatnya mobilitas pelancong. Yang jelas, bangunan publik yang menyediakan pondokan dan makanan untuk umum sudah mulai berdiri sejak akhir abad ke-17 di Eropa.

Sekilas inti: Hotel adalah lebih dari sekadar bangunan untuk menginap. Dari definisi resmi Kemenparekraf hingga sejarah etimologisnya yang berasal dari kata ‘hostel’ di Prancis kuno, hotel adalah entitas komersial yang menyediakan akomodasi, makanan, minuman, dan layanan lainnya bagi masyarakat umum—sebuah institusi yang telah berevolusi selama berabad-abad dan tetap menjadi pilar utama industri pariwisata modern.